Kamis, 23 Januari 2014

Sepenggal, Untukmu



Pernahkah terpikir sedikit saja
Bagaimana bisa dengan mudahnya kau tersenyum padaku?
Bagaimana dengan cepatnya
Kau buat aku melambung tinggi melihat senyum itu?
Tidakkah kau sadari
Hatiku porak poranda
Saat aku tiba,
Dan kau ada menyambutku di sana dengan binar di matamu?
Entah binar apa itu
Mungkinkah binar... cinta?
Mungkin aku gila
Memang aku gila
Mungkin aku akan terus menjadi si pemimpi
Ya, aku memang si pemimpi
Karena melihatmu
Karena merasakan getaran tak wajar di sisimu
Karena dengan bodohnya memilih terus begini
Salahkah bila aku lebih dari sekedar menghormati?
-talitha quratu aini-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar