Di sudut hari, kau
temukan aku
Duduk sendiri,
menunggu
Di sana cerita
berawal
Bagaimana ketika
hari hari kemudian
Jantungku berdegup
ribuan kali lipat
Setiap aku bertemu
denganmu
Setiap mataku
bertatapan dengan matamu
Apalagi ketika kau
tersenyum
Mungkin ini takdir
Tuhan
Bagaimana
mempertemukan seorang upik abu
Dengan seorang
pangeran berkuda putih
Ternyata upik abu
pantas bahagia
Hanya perlu
bersabar
Dunia tidak sekejam
itu
Begitu juga aku
Ketika kau menyapa
Dunia berhenti
berputar
Untuk menyadarkanku
Terimakasih
Senyum dan kamu
Kini menjadi
hidupku
Meski untuk satu
detik saja
Tapi kuharap selamanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar