Sabtu, 15 Februari 2014

Ketika Kau Menyapa




Di sudut hari, kau temukan aku
Duduk sendiri, menunggu
Di sana cerita berawal

Bagaimana ketika hari hari kemudian
Jantungku berdegup ribuan kali lipat
Setiap aku bertemu denganmu
Setiap mataku bertatapan dengan matamu
Apalagi ketika kau tersenyum 

Mungkin ini takdir Tuhan
Bagaimana mempertemukan seorang upik abu
Dengan seorang pangeran berkuda putih
Ternyata upik abu pantas bahagia
Hanya perlu bersabar
Dunia tidak sekejam itu
Begitu juga aku

Ketika kau menyapa
Dunia berhenti berputar
Untuk menyadarkanku
Terimakasih
Senyum dan kamu
Kini menjadi hidupku
Meski untuk satu detik saja
Tapi kuharap selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar