“Sepenggal kisah seorang gadis lugu, dan mereka yang mewarnainya”
Assalamualaikum,
readers.
Annyeong
haseyo...
Kali
ini mungkin tema tulisanku lebih ceria dan sangat nyata terjadi, karena aku
ingin bercerita tentang mereka, yang mewarnai langkahku di hari-hari menjelang
“perang” besar dalam hidupku. Mereka yang mengajarkan aku tentang arti
perjuangan, pertemuan, perpisahan, persahabatan serta cinta.
Bimbingan
Belajar Nurul Fikri adalah tempat bimbel yang aku pilih sejak kelas 12 SMA semester
ganjil. Beberapa alasanku memilih bimbel ini karena pertama, kakakku pernah
menjadi bagian dari Nurul Fikri. Kedua, sahabatku sudah menjadi bagian Nurul
Fikri sejak kelas 11, dan yang terakhir alasan transportasi #uhuk :D
Sekedar
informasi, (atau bagian promosi) Nurul Fikri ini berpusat di Jakarta. Tapi di
Palembang sudah cukup terkenal, kok. Dibuktikan dengan banyaknya siswa kelas 12
baik tahun ini atau alumni yang mempercayakan super intensif di Nurul Fikri.
Nggak pernah kebayang NF (panggilan sayangnya Nurul Fikri hehe) serame itu. Sebenarnya
ada 4 cabang NF di Palembang. Pertama di jalan Jend. Sudirman, tepatnya di
seberang RSMH, di Bukit Besar, di jalan R. Sukamto, tepatnya di seberang SPBU
PTC, dan di Naskah tepatnya di seberang Punti Kayu. Kalo boleh jujur, awalnya
aku cuman tahu NF Sudirman. Selain lokasinya strategis, kakakku juga dulu
memilih NF Sudirman. Makanya aku pun memilih lokasi NF Sudirman yang paling
strategis :D
Aku
sendiri menjadi bagian NF sejak semester 5 (atau kelas 12 semester 1) dan masuk
kelas PPLS, tepatnya kelas U2 yang ceria. Oke, sedikit informasi, kelas PPLS
ini berbeda dengan kelas reguler. Soalnya, PPLS ini persiapan untuk ujian masuk
perguruan tinggi. Jadi, materinya juga mencakup kelas 10 sampai kelas 12. Tapi,
tetap nggak meninggalkan kaidah pelajaran di sekolah :D
Seperti
di bimbel lain, tentu aja di NF ada fasilitas konsultasi dengan guru di luar
kelas. Ini menjadi rutinitasku selama menjadi bagian dari NF, hehe.
Nah,
sekarang aku ingin menggambarkan
teman-teman seperjuanganku di NF yang turut mewarnai hari-hari terakhirku
menjadi siswa SMA.
1.
Fitria Saraswati (Mybaby) :D
Oke, ini adalah sahabat baikku sejak kelas 10. Kami
sempat sekelas setahun, tapi terpaksa pisah di kelas 11 dan 12. Ini dia sahabat
yang kubilang sudah menjadi bagian dari NF sejak kelas 11. Dia salah satu
alasan kenapa aku memilih NF. Di kelas Super Intensif pun kami mengambil satu
kelas, yaitu A5 yang unyu-unyu. Layaknya seorang sahabat, dia memang selalu dan
selalu menjadi pendengar dan penyemangat yang baik. Semoga baik aku dan dia
akan sukses sama-sama. Aku sayang kamu, baby :*
2.
Meila Rofilah (Elak) :D (mahasiswa Perencanaan
Wilayah Kota, Univ. Gajah Mada)
Meila alias elak adalah teman baikku di NF dan di
sekolah. Kami baru bener bener deket di kelas 12, terutama di semester 2 dan
super intensif karena sering konsul dan ngobrol dan tentunya curcol galau.
Orangnya cablak, tapi dewasa. Aku banyak dinasehatin sama cewek satu ini. Kebayang
nggak kami ini punya tanggal lahir yang sama? :D Tapi sayangnya di kelas super
intensif, kami mengambil kelas berbeda. Dia di kelas A6 tapi di waktu yang
sama. Kami ngobrol di luar kelas. Dia ini yang selalu nemenin aku konsul,
terutama dengan... seseorang #ehem :D Semoga aku dan dia akan sukses sama-sama.
Maacih ya lak :D
3. Afina Fiddaraini (Afina) :D
Afina adalah temanku sejak di U2 yang ceria sampai
A5 yang unyu-unyu. Teman berbagi ilmu dan semangat. Teman konsul dan belajar,
menunggu sampai sore setiap hari intensif. Sekedar informasi, Afina pengen
melanjutkan pendidikan di fakultas kedokteran. Semoga kita sukses sama sama ya,
Fin :)
4.
Khalida Khairunissa (Mamaks) :D
Khalida adalah temanku juga sejak U2 yang ceria
sampai A5 yang unyu-unyu. Sama seperti Afina, Khalida adalah teman berbagi
ilmu, semangat dan perjuangan. Teman konsul dan belajar. Sekedar informasi,
mamaks (panggilan kesayangannya khalida) pengen kuliah di fakultas kedokteran
juga. Semoga kita sukses sama sama ya Maks :)
5. Tamara Dwi Maharani (Tamtam) :D
Tamtam adalah temanku juga sejak U2 yang ceria
sampai A5 yang unyu-unyu. Nggak perlu kujelaskan pun, Tamtam juga adalah teman
seperjuangan. Selalu ceria dan hobi banget sama Korea. Sama seperti Afina dan Mamaks,
Tamtam juga pengen nerusin pendidikan di fakultas kedokteran. Semoga kita
sukses bareng ya Tam :)
6. Anggie
Kencana Putri (Anggie) :D
Nah, kalo Anggie juga temanku di U2 yang ceria,
sempet pindah sukamto pas intensif. Tapi akhirnya pindah ke A5 yang unyu-unyu
juga setelah membujuk salah satu adm NF Sudirman yang nanti akan aku jabarkan
hehe. Kalo cerita sesuatu sering menggebu-gebu dan bikin geli. Sama seperti
Afina, Mamaks dan Tamtam, Anggie mau kuliah di fakultas kedokteran. Tapi,
sempat juga pengen ngambil IPC. Paling galau deh di antara kami. Semangat
terus, ya. Semoga kita sukses bareng ya, Nggie :)
Oke, ini dia cowok paling gaul dan paling keren seNF hhaha. Agung ini paling heboh, padahal
cowok. Ya heboh ngeledekin, ngerecokin dan adu pendapat sama elak. Sayangnya agung bukan
anak A5 yang unyu-unyu. Dijamin kalo di kelas ada agung pasti lebih rame. Semangat ya, teknik
sipil Unsri-nya Gung :D
8. Oke,
selanjutnya aku sebutkan namanya aja ya: Yudha Dwi Satrio (Yudha),Yuhanis
Sakina Mursida (Anis), Siti Aisyah (Kesa), Hanny Sabriena (Hanny), Merta Liana
Hafita (Merta), Adek Bagus Rangga (Adek), Bagus Muhammad Hussein (Bagus).
Nah,
mereka-mereka ini yang ikut berperan dalam hari hariku. Nggak semuanya sekelas
sampai intensif. Tapi, jelas salah kalo dibilang “sekedar” aja. Mereka inilah
yang membuat aku semangat dan terus berjuang untuk apa yang akan segera menjadi
hakku. Aku bener bener berterimakasih sama Tuhan karena menganugerahkan
teman-teman yang baik. Aku bakalan kangen banget sama mereka. Semoga
kapan-kapan ada reunian NF ya :D
To
be continued.... ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar