Minggu, 22 Juni 2014

The Power of Us



“Sepenggal kisah seorang gadis lugu, dan mereka yang mewarnainya”


Assalamualaikum, readers.
Annyeong haseyo...

Kali ini mungkin tema tulisanku lebih ceria dan sangat nyata terjadi, karena aku ingin bercerita tentang mereka, yang mewarnai langkahku di hari-hari menjelang “perang” besar dalam hidupku. Mereka yang mengajarkan aku tentang arti perjuangan, pertemuan, perpisahan, persahabatan serta cinta.
Bimbingan Belajar Nurul Fikri adalah tempat bimbel yang aku pilih sejak kelas 12 SMA semester ganjil. Beberapa alasanku memilih bimbel ini karena pertama, kakakku pernah menjadi bagian dari Nurul Fikri. Kedua, sahabatku sudah menjadi bagian Nurul Fikri sejak kelas 11, dan yang terakhir alasan transportasi #uhuk :D

Sekedar informasi, (atau bagian promosi) Nurul Fikri ini berpusat di Jakarta. Tapi di Palembang sudah cukup terkenal, kok. Dibuktikan dengan banyaknya siswa kelas 12 baik tahun ini atau alumni yang mempercayakan super intensif di Nurul Fikri. Nggak pernah kebayang NF (panggilan sayangnya Nurul Fikri hehe) serame itu. Sebenarnya ada 4 cabang NF di Palembang. Pertama di jalan Jend. Sudirman, tepatnya di seberang RSMH, di Bukit Besar, di jalan R. Sukamto, tepatnya di seberang SPBU PTC, dan di Naskah tepatnya di seberang Punti Kayu. Kalo boleh jujur, awalnya aku cuman tahu NF Sudirman. Selain lokasinya strategis, kakakku juga dulu memilih NF Sudirman. Makanya aku pun memilih lokasi NF Sudirman yang paling strategis :D

Aku sendiri menjadi bagian NF sejak semester 5 (atau kelas 12 semester 1) dan masuk kelas PPLS, tepatnya kelas U2 yang ceria. Oke, sedikit informasi, kelas PPLS ini berbeda dengan kelas reguler. Soalnya, PPLS ini persiapan untuk ujian masuk perguruan tinggi. Jadi, materinya juga mencakup kelas 10 sampai kelas 12. Tapi, tetap nggak meninggalkan kaidah pelajaran di sekolah :D
Seperti di bimbel lain, tentu aja di NF ada fasilitas konsultasi dengan guru di luar kelas. Ini menjadi rutinitasku selama menjadi bagian dari NF, hehe.

Nah, sekarang aku ingin menggambarkan teman-teman seperjuanganku di NF yang turut mewarnai hari-hari terakhirku menjadi siswa SMA.
1.        Fitria Saraswati (Mybaby) :D
Oke, ini adalah sahabat baikku sejak kelas 10. Kami sempat sekelas setahun, tapi terpaksa pisah di kelas 11 dan 12. Ini dia sahabat yang kubilang sudah menjadi bagian dari NF sejak kelas 11. Dia salah satu alasan kenapa aku memilih NF. Di kelas Super Intensif pun kami mengambil satu kelas, yaitu A5 yang unyu-unyu. Layaknya seorang sahabat, dia memang selalu dan selalu menjadi pendengar dan penyemangat yang baik. Semoga baik aku dan dia akan sukses sama-sama. Aku sayang kamu, baby :*

2.        Meila Rofilah (Elak) :D (mahasiswa Perencanaan Wilayah Kota, Univ. Gajah Mada)
Meila alias elak adalah teman baikku di NF dan di sekolah. Kami baru bener bener deket di kelas 12, terutama di semester 2 dan super intensif karena sering konsul dan ngobrol dan tentunya curcol galau. Orangnya cablak, tapi dewasa. Aku banyak dinasehatin sama cewek satu ini. Kebayang nggak kami ini punya tanggal lahir yang sama? :D Tapi sayangnya di kelas super intensif, kami mengambil kelas berbeda. Dia di kelas A6 tapi di waktu yang sama. Kami ngobrol di luar kelas. Dia ini yang selalu nemenin aku konsul, terutama dengan... seseorang #ehem :D Semoga aku dan dia akan sukses sama-sama. Maacih ya lak :D

3.       Afina Fiddaraini (Afina) :D
Afina adalah temanku sejak di U2 yang ceria sampai A5 yang unyu-unyu. Teman berbagi ilmu dan semangat. Teman konsul dan belajar, menunggu sampai sore setiap hari intensif. Sekedar informasi, Afina pengen melanjutkan pendidikan di fakultas kedokteran. Semoga kita sukses sama sama ya, Fin :) 

4.       Khalida Khairunissa (Mamaks) :D
Khalida adalah temanku juga sejak U2 yang ceria sampai A5 yang unyu-unyu. Sama seperti Afina, Khalida adalah teman berbagi ilmu, semangat dan perjuangan. Teman konsul dan belajar. Sekedar informasi, mamaks (panggilan kesayangannya khalida) pengen kuliah di fakultas kedokteran juga. Semoga kita sukses sama sama ya Maks :)

5.       Tamara Dwi Maharani (Tamtam) :D
Tamtam adalah temanku juga sejak U2 yang ceria sampai A5 yang unyu-unyu. Nggak perlu kujelaskan pun, Tamtam juga adalah teman seperjuangan. Selalu ceria dan hobi banget sama Korea. Sama seperti Afina dan Mamaks, Tamtam juga pengen nerusin pendidikan di fakultas kedokteran. Semoga kita sukses bareng ya Tam :)

6.      Anggie Kencana Putri (Anggie) :D
Nah, kalo Anggie juga temanku di U2 yang ceria, sempet pindah sukamto pas intensif. Tapi akhirnya pindah ke A5 yang unyu-unyu juga setelah membujuk salah satu adm NF Sudirman yang nanti akan aku jabarkan hehe. Kalo cerita sesuatu sering menggebu-gebu dan bikin geli. Sama seperti Afina, Mamaks dan Tamtam, Anggie mau kuliah di fakultas kedokteran. Tapi, sempat juga pengen ngambil IPC. Paling galau deh di antara kami. Semangat terus, ya. Semoga kita sukses bareng ya, Nggie :)

7.      M. Agung Riyansyah (Agung) :D (mahasiswa Fak. Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya) 
      Oke, ini dia cowok paling gaul dan paling keren seNF hhaha. Agung ini paling heboh, padahal  
      cowok. Ya heboh ngeledekin, ngerecokin dan adu pendapat sama elak. Sayangnya agung bukan 
      anak A5 yang unyu-unyu. Dijamin kalo di kelas ada agung pasti lebih rame. Semangat ya, teknik 
      sipil Unsri-nya Gung :D 

8.    Oke, selanjutnya aku sebutkan namanya aja ya: Yudha Dwi Satrio (Yudha),Yuhanis Sakina Mursida (Anis), Siti Aisyah (Kesa), Hanny Sabriena (Hanny), Merta Liana Hafita (Merta), Adek Bagus Rangga (Adek), Bagus Muhammad Hussein (Bagus). 

Nah, mereka-mereka ini yang ikut berperan dalam hari hariku. Nggak semuanya sekelas sampai intensif. Tapi, jelas salah kalo dibilang “sekedar” aja. Mereka inilah yang membuat aku semangat dan terus berjuang untuk apa yang akan segera menjadi hakku. Aku bener bener berterimakasih sama Tuhan karena menganugerahkan teman-teman yang baik. Aku bakalan kangen banget sama mereka. Semoga kapan-kapan ada reunian NF ya :D


To be continued.... ^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar