Senin, 26 Mei 2014

Perpisahan atau Perpisahan?


Beberapa malam terakhir
Aku sibuk berpikir
Mondar mandir gelisah
Sekelebat kata perpisahan menyerangku bertubi-tubi
Semakin gencar setiap kita bertemu di siang hari
Selama ini, aku belum pernah memikirkan
Bagaimana nantinya ketika aku harus pergi
Melanjutkan mimpi
Ke kota seribu pelajar
Bisakah aku mengucapkan selamat tinggal padamu?
Entahlah
Ini bukan masalah perpisahan
Aku hanya takut
Ketika nanti aku kembali
Kamu tak lagi menungguku di sana
Ketika nanti aku mendorong pintu itu
Kamu tak lagi menyapaku dan tersenyum
Kamu tak punya lagi lelucon
Aku takut
Bukan aku lagi satu-satunya yang tertawa untuk setiap candamu
Bukan aku lagi satu-satunya yang membuatmu gugup
Bukankah ketika waktu berubah
Orang-orang disekitarnya ikut berubah?
Lantas bagaimana aku bisa meninggalkan semuanya?
Semakin sulit karena kamu seenaknya saja menambahkan namamu
Kamu seenaknya saja mengisi semua hari bahagiaku
Ah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar