Rabu, 13 Agustus 2014

Hari-Hari Tak Baik


Maafkanlah, aku sedang tak baik beberapa hari ini dan aku membutuhkanmu. 

Entah kepada siapa lagi aku menjelaskan rasa khawatirku sebelum melangkahkan kaki, melewati gerbang itu, selain kepadamu. Namun aku tak cukup berani untuk bercerita secara langsung karena aku tak ingin membuatmu mengernyitkan kening, lantas berpikiran macam-macam. Aku tak ingin membuatmu kepikiran.Aku tak ingin mengganggumu seperti ketika aku masih mengenakan seragam putih abu-abu. 

Hanya saja detik ini, aku benar-benar tidak tahan lagi memendam semuanya. 

Aku merindukan semua yang telah berlalu. Kota kelahiranku, tempat penyimpan ribuan kenangan, dan sebentar lagi juga orangtuaku. Kau mungkin akan mengatakan, ini hanya awalnya saja. Baiklah, jika memang begitu biarkanlah aku menumpahkan semuanya sekarang. Bolehkah aku menangis? Aku tidak tahan menanggung beban ini sendirian.  

Aku takut membayangkan bagaimana hari-hari kedepannya, apakah aku akan mendapatkan teman-teman sebaik mereka yang kutemukan di SMP atau SMA? Apa aku akan merasakan kebahagiaan seperti ketika aku masih mengenakan seragam sekolah dan berstatus siswa? Kau jelas sudah mengalami tahap ini dan tahu dengan pasti bagaimana memulai semuanya. 

Lalu aku harus bagaimana sekarang?

Ini mungkin hanya sebatas rasa khawatir yang tak perlu. Tinggal jalani saja, kan? Tapi bagaimana mungkin jika setiap malam aku menggelisahkan hal-hal yang belum terjadi? Sibuk menerka bagaimana, apa dan siapa. Belum lagi perasaan rindu dengan kota kelahiran. Oh Tuhan.

Aku memang dikelilingi teman yang banyak secara tak kasat mata, tentu saja. Kami kan baru kenal lewat sosial media dan komunitas itu. Belum berkenalan sebagai seseorang seperti katamu. Ponselku berdenting ramai, setiap jam. Namun aku tetap merasa kesepian. Entahlah. Aku sudah pernah menceritakannya padamu, kan? Mungkin kau benar, hanya jasadku yang baru sampai di kota ini. Sedang hati dan pikiran masih terdampar di sisi dermaga, enggan beranjak.
Aku harus bagaimana?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar